| KotaSantri.com : Ternyata Al-Qur'an dapat merangsang tingkat inteligensia (IQ) anak, yakni ketika bacaan ayat-ayat Kitab Suci itu diperdengarkan dekat mereka. Dr. Nurhayati dari Malaysia mengemukakan hasil penelitiannya tentang pengaruh bacaan Al-Qur'an dapat meningkatkan IQ bayi yang baru lahir dalam sebuah Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam sekitar tujuh tahun yang lalu. Dikatakannya, bayi yang berusia 48 jam saja akan langsung memperlihatkan reaksi wajah ceria dan sikap yang lebih tenang. Penulis pun mempunyai seorang keponakan yang lahir tahun 2002. Entah ada kaitan dengan dengan argumentasi di atas, yang jelas sebelum umurnya satu tahun, ia sering baru bisa tidur bila di sampingnya diperdengarkan suara orang mengaji melalui tape recorder. Seperti diketahui, dengan mendengarkan musik, detak jantung bayi menjadi teratur. Malah untuk orang dewasa akan menimbulkan rasa cinta. Hanya arahnya tidak tentu. Sedangkan Al-Qur'an, selain itu, sekaligus menimbulkan rasa cinta kepada Tuhan Maha Pencipta. Jadi, bila bacaan Al-Qur'an diperdengarkan kepada bayi, akan merupakan bekal bagi masa depannya sebagai Muslim, dunia maupun akhirat. Dalam musik terkandung komposisi not balok secara kompleks dan harmonis, yang secara psikologis merupakan jembatan otak kiri dan otak kanan, yang output-nya berupa peningkatan daya tangkap/konsentrasi. Ternyata Al-Qur'an pun demikian, malah lebih baik. Ketika diperdengarkan dengan tepat dan benar, dalam artian sesuai tajwid dan makhraj, Al-Qur'an mampu merangsang syaraf-syaraf otak pada anak. Ingat, neoron pada otak bayi yang baru lahir itu umumnya bak "disket kosong siap pakai". Berarti, siap dianyam menjadi jalinan akal melalui masukan berbagai fenomena dari kehidupannya. Pada gilirannya terciptalah sirkuit dengan wawasan tertentu. Istilah populernya apalagi kalau bukan "intelektual". Sedangkan anyaman tersebut akan sernakin mudah terbentuk pada waktu dini. Neoron yang telah teranyam di antaranya untuk mengatur faktor yang menunjang kehidupan dasar seperti detak jantung dan bernapas. Sementara neoron lain menanti untuk dianyam, sehingga bisa membantu anak menerjemahkan dan bereaksi terhadap dunia luar. Selama dua tahun pertama anak mengalami ledakan terbesar dalam hal perkembangan otak dan hubungan antar sel (koneksi). Lalu setahun kemudian otak mempunyai lebih dari 300 trilyun koneksi, suatu kondisi yang susah terjadi pada usia dewasa, terlebih usia lanjut. Makanya para pakar perkembangan anak menyebut usia balita sebagai golden age bagi perkembangan inteligensia anak. Memang bila orangtua tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan jalan membantu dari belakang, maka tetap tidak akan mempengaruhi kemampuan otak anak dalam menganyam neoron, karena kesempatan untuk memperkuat koneksi otak terbuka luas selama masa anak-anak. Tetapi tentu akan semakin baik bila orangtua pun ikut aktif membantu. Otak telah tumbuh jauh sebelum bayi lahir. la telah mulai bekerja yang hasilnya merupakan benih penginderaan berdasarkan prioritas. Umumnya pendengaran lebih dulu. Jadi, selama masa itu penting sekali untuk selalu menghadirkan lingkungan kondusif dan baik bagi perkembangan otaknya. Hilangnya lingkungan ini hanya akan membuat otak menderita dan menganggur yang gilirannya mempengaruhi tingkat kecerdasannya. Dalam kaitan upaya meningkatkan pribadi Muslim, seyogyanya bayi sudah diperdengarkan bacaan Al-Qur'an sejak dalam rahim. Jadi, bila ada anjuran kepada ibu-ibu hamil untuk rajin membaca Al-Qur'an menjelang bersalin, itu ada dasar ilmiahnya juga. Makin baik dan benar bacaan itu, termasuk lagunya, makin baik hasilnya. Tujuannya tentu saja bukan mengajak bayi memahami substansi atau makna kandungan ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi memperkuat daya tangkap/konsentrasi otak bayi. Sehingga akan semakin mudahlah ia menghafal ayat-ayat Al-Qur'an beserta terjemahannya ketika sudah memasuki masa belajar. |
Senin, 24 Oktober 2011
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 22.32
Categories:
Senin, 03 Oktober 2011
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 21.50
Baru-baru ini Dr. Holt menulis mengenai salah satu penyakit yang paling umum di dunia: sakit kepala. Anda mungkin pernah mendengar tiga jenis utama dari sakit kepala:
1. Sakit Kepala Tegang:
Ini adalah sakit kepala yang bervariasi, dengan rasa sakit yang menyebar di bagian atas kepala Anda. Sakit kepala jenis ini seringkali disebabkan oleh stres atau kurang tidur. Sakit ini biasanya tidak berlangsung lama, akan memudar dalam semalam, dan dengan mudah dapat dihilangkan dengan ibuprofen, asetaminofen atau aspirin.
2. Sakit Kepala Migren:
Migren cenderung menyerang satu sisi kepala, dan bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Sakit kepala jenis ini biasanya ditandai dengan kepekaan terhadap suara dan cahaya. Saat migren menyerang, Anda dapat menanganinya dengan Advil Migraine atau Motrin Migraine Pain (keduanya merupakan pengobatan ibuprofen) atau Excedrin Migraine (kombinasi aspirin, asetaminofen dan kafein).
3. Sakit Kepala Gabungan:
Sakit kepala yang satu ini merupakan serangan yang menyakitkan yang biasanya terasa di belakang salah satu mata, mencapai puncaknya setelah sekitar satu jam, dan kemudian lenyap – hanya akan kembali dalam satu hari atau lebih. Hal ini akan berlangsung selama beberapa minggu dan kemudian berhenti selama berbulan-bulan. Beberapa obat mengkhususkan untuk sakit kepala jenis ini, termasuk beberapa obat-obatan migren.
Kabar baik tentang sakit kepala ini, kata Dr. Holt, semua sakit kepala ini sama sekali tidak berbahaya. Tapi tidak setiap sakit kepala merupakan sakit kepala yang sederhana. Berikut ini adalah enam sakit kepala yang bisa menjadi gejala dari sesuatu yang serius – dan berpotensi mematikan. Waspadalah terhadap sakit kepala ini:
Sakit Kepala Halilintar
Jika sakit pada kepala seperti sambaran yang entah berasal darimana, dan semakin intensif dalam beberapa menit menjadi sakit kepala terburuk yang pernah Anda alami, segera cari bantuan darurat medis. Daftar penyakit untuk jenis sakit kepala ini tidaklah panjang (aneurisma, stroke, meningitis) tapi hampir semuanya dapat berakhir dengan cepat dan berakibat fatal, ujar Dr. Holtz.
Sakit Kepala Disertai Pengerahan Tenaga
Jika sakit kepala Anda datang dengan cepat dan mengganas dengan pengerahan tenaga fisik kekerasan, segera temui dokter. Kemungkinan penyebabnya adalah jinak, ujar Dr. Holt. Namun bisa juga menjadi subarachnoid hemorrhage.
Sakit Kepala Yang Menjalar Ke Leher
Sakit kepala jinak tinggal di kepala Anda, ujar Dr. Holt. Sakit kepala yang akan menjadi meningitis maupun hemorrhage. Jadi ya, panggillah bantuan medis darurat, terutama jika Anda mengalami demam, karena kemungkinan akan diikuti dengan infeksi bakteri, timbulnya ruam dan tidak dapat berpikir dengan jernih.
Sakit Kepala Yang Tidak Berkesudahan
Sakit kepala ini datang dan pergi selama berhari-hari – disertai dengan demam derajat rendah, gangguan visual, dan nyeri di salah satu atau kedua pelipis – biasanya menjadi sinyal dari peradangan arteri yang dapat membuat Anda buta jika tidak diobati. Segera temui dokter Anda, ujar Dr. Holt.
Sakit Kepala Yang Menular
Anda sekeluarga sedang berada di rumah pada hari Sabtu yang hujan dan dingin. Sejalan dengan berlalunya hari, Anda merasakan sakit kepala yang semakin memburuk. Jika anggota keluarga lain merasakan sakit kepala yang sama, ajak seluruh anggota keluarga untuk segera pergi keluar ruangan. Ada kerusakan pada sistem sirkulasi udara Anda dan menyebarkan karbon monoksida. Setelah Anda keluar dari rumah, teleponlah pemadam kebakaran. Sakit kepala Anda sudah harus berakhir dalam beberapa jam.
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur
Anda juga harus waspada jika sakit kepala Anda terus memburuk selama beberapa minggu, ujar Dr. Holt, atau jika sakit kepala itu terjadi setiap pagi saat Anda bangun. Ini merupakan pola klasik dari tumor yang berkembang secara perlahan. Anda mungkin tidak memerlukan pangilan medis darurat, namun Anda harus menemui dokter dan menjadwalkan untuk diadakan MRI segera.
Source : saidaonline
1. Sakit Kepala Tegang:
Ini adalah sakit kepala yang bervariasi, dengan rasa sakit yang menyebar di bagian atas kepala Anda. Sakit kepala jenis ini seringkali disebabkan oleh stres atau kurang tidur. Sakit ini biasanya tidak berlangsung lama, akan memudar dalam semalam, dan dengan mudah dapat dihilangkan dengan ibuprofen, asetaminofen atau aspirin.
2. Sakit Kepala Migren:
Migren cenderung menyerang satu sisi kepala, dan bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Sakit kepala jenis ini biasanya ditandai dengan kepekaan terhadap suara dan cahaya. Saat migren menyerang, Anda dapat menanganinya dengan Advil Migraine atau Motrin Migraine Pain (keduanya merupakan pengobatan ibuprofen) atau Excedrin Migraine (kombinasi aspirin, asetaminofen dan kafein).
3. Sakit Kepala Gabungan:
Sakit kepala yang satu ini merupakan serangan yang menyakitkan yang biasanya terasa di belakang salah satu mata, mencapai puncaknya setelah sekitar satu jam, dan kemudian lenyap – hanya akan kembali dalam satu hari atau lebih. Hal ini akan berlangsung selama beberapa minggu dan kemudian berhenti selama berbulan-bulan. Beberapa obat mengkhususkan untuk sakit kepala jenis ini, termasuk beberapa obat-obatan migren.
Kabar baik tentang sakit kepala ini, kata Dr. Holt, semua sakit kepala ini sama sekali tidak berbahaya. Tapi tidak setiap sakit kepala merupakan sakit kepala yang sederhana. Berikut ini adalah enam sakit kepala yang bisa menjadi gejala dari sesuatu yang serius – dan berpotensi mematikan. Waspadalah terhadap sakit kepala ini:
Sakit Kepala Halilintar
Jika sakit pada kepala seperti sambaran yang entah berasal darimana, dan semakin intensif dalam beberapa menit menjadi sakit kepala terburuk yang pernah Anda alami, segera cari bantuan darurat medis. Daftar penyakit untuk jenis sakit kepala ini tidaklah panjang (aneurisma, stroke, meningitis) tapi hampir semuanya dapat berakhir dengan cepat dan berakibat fatal, ujar Dr. Holtz.
Sakit Kepala Disertai Pengerahan Tenaga
Jika sakit kepala Anda datang dengan cepat dan mengganas dengan pengerahan tenaga fisik kekerasan, segera temui dokter. Kemungkinan penyebabnya adalah jinak, ujar Dr. Holt. Namun bisa juga menjadi subarachnoid hemorrhage.
Sakit Kepala Yang Menjalar Ke Leher
Sakit kepala jinak tinggal di kepala Anda, ujar Dr. Holt. Sakit kepala yang akan menjadi meningitis maupun hemorrhage. Jadi ya, panggillah bantuan medis darurat, terutama jika Anda mengalami demam, karena kemungkinan akan diikuti dengan infeksi bakteri, timbulnya ruam dan tidak dapat berpikir dengan jernih.
Sakit Kepala Yang Tidak Berkesudahan
Sakit kepala ini datang dan pergi selama berhari-hari – disertai dengan demam derajat rendah, gangguan visual, dan nyeri di salah satu atau kedua pelipis – biasanya menjadi sinyal dari peradangan arteri yang dapat membuat Anda buta jika tidak diobati. Segera temui dokter Anda, ujar Dr. Holt.
Sakit Kepala Yang Menular
Anda sekeluarga sedang berada di rumah pada hari Sabtu yang hujan dan dingin. Sejalan dengan berlalunya hari, Anda merasakan sakit kepala yang semakin memburuk. Jika anggota keluarga lain merasakan sakit kepala yang sama, ajak seluruh anggota keluarga untuk segera pergi keluar ruangan. Ada kerusakan pada sistem sirkulasi udara Anda dan menyebarkan karbon monoksida. Setelah Anda keluar dari rumah, teleponlah pemadam kebakaran. Sakit kepala Anda sudah harus berakhir dalam beberapa jam.
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur
Anda juga harus waspada jika sakit kepala Anda terus memburuk selama beberapa minggu, ujar Dr. Holt, atau jika sakit kepala itu terjadi setiap pagi saat Anda bangun. Ini merupakan pola klasik dari tumor yang berkembang secara perlahan. Anda mungkin tidak memerlukan pangilan medis darurat, namun Anda harus menemui dokter dan menjadwalkan untuk diadakan MRI segera.
Source : saidaonline
Categories:
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 21.44
Apa yang menjadi penyebab sakit kepala itu? Sakit kepala bisa jadi gejala awal dari suatu penyakit lainnya. Dan kebanyakan penyebab sakit kepala adalah karena otot yang tegang. Dan sakit kepala bisa sangat mengganggu, bahkan bisa menghentikan kegiatan dan aktifitas anda karena rasa sakitnya. Berikut ini beberapa penyebab sakit kepala tersebut.
1. Ketegangan emosional.
Ketegangan atau stress bisa menjadi pemicu terjadinya sakit kepala. Misalnya ketegangan saat menghadapi bertumpuknya pekerjaan, ini menimbulkan stress yang memicu untuk terserang sakit kepala. Sakit kepala jenis ini (karena tegangnya emosional) disebut dengan tension headache atau sakit kepala fungsional. Pada sakit kepala ini, otot di belakang leher dan bahu tegang atau kaku. Untuk sekedar mengurangi rasa sakit kepala (sementara) tersebut bisa dilakukan pemijatan pada otot yang tegang.
2. suhu udara.
Udara yang panas bisa menjadi penyebab sakit kepala atau migren. Sebagian dari penderita sakit kepala mengalaminya karena udara panas yang tidak bersahabat.
3. bau atau aroma.
Pada beberapa orang tertentu, bau atau aroma yang kuat menyengat bisa menjadi penyebab sakit kepala. Seperti bau cat yang masih baru, bensin, bunga bahkan parfum (minyak wangi) yang menyengat bisa menjadi pemicu sakit kepala. Diduga hal ini terjadi karena saraf terangsang dengan adanya bau atau aroma yang menyengat tersebut.
4. aksesoris di rambut.
Mengikat rambut terlalu kuat, jepit rambut, bando dan topi yang sempit bisa menyebabkan saraf di daerah kepala menjadi tegang. Dan hal inilah yang kemudian menjadi penyebab sakit kepala.
5. kegiatan fisik yang berlebihan.
Bekerja, olah raga atau bahkan berhubungan intim yang terlalu berlebihan dan banyak makan tenaga bisa juga menjadi penyebab sakit kepala. Aktifitas fisik yang berlebihan tersebut membuat pembuluh darah di sekitar leher dan kepala tertekan dan bengkak. Hal ini terutama mudah menyerang pada penderita sakit kepala migren.
6. posisi tubuh.
Pada posisi tubuh tertentu akan menyebabkan otot kepala dan leher menjadi bengkak, kaku dan tertekan. Misalnya saja kebiasaan duduk dengan terlalu membungkuk, atau duduk tanpa sandaran kursi, dan teralu lama tegang di depan monitor. Posisi lainnya seperti kebiasaan menerima telepon dengan menjepitnya diantara bahu dan kuping, bisa juga menjadi penyebabnya. Bila karena hal ini, saatnya anda memperbaiki posisi tubuh saat beraktifitas.
7. karena keju.
Biasanya terjadinya sakit kepala sebelah atau migren adalah karena mengkonsumsi keju, parmesan, mozzarella, blue cheese dan juga cheddar. Tyramine yang terkandung dalam keju dan terbentuk dari protein yang sudah dipecah menjadi penyebabnya. Pada proses memasak makanan atau minuman yang makin panjang, maka akan semakin banyak kandungan tyramine-nya.
Penyebab sakit kepala lainnya bisa terjadi karena minuman keras, rokok, kopi (kafeine) dan juga karena lupa makan. Itulah diantaranya yang paling sering dan menjadi penyebab sakit kepala.
Categories:
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 21.24
Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut.. Teknik ini di namakan Grafologi.
Dan tentu nya butuh pembelajaran untuk mengerti.
Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya.. Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.
Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
6. Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
7. Arah tulisan pada kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
8. Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.
9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan
Dan tentu nya butuh pembelajaran untuk mengerti.
Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya.. Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.
Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
6. Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
7. Arah tulisan pada kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
8. Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.
9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan
Sumber : http://prihatini.wordpress.com/2008/02/27/grafologi/
Categories:
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 21.22
APA yang anda lakukan jika mengalami sakit kepala? Terus-terang ramai daripada kita mengambil jalan mudah dengan mendapatkan ubat biasa yang dijual di kebanyakan farmasi atau kedai ubat tanpa merujuk kepada doktor terlebih dahulu.Walaupun sedar ia bukanlah penyelesaian terbaik, namun ramai yang tidak kisah kerana menganggap keadaan tersebut tidak serius dan akan pulih dengan sendirinya.
Sakit kepala dan lenguh-lenguh biasa mungkin boleh diubati dengan ubat yang boleh didapati di farmasi dan kedai ubat. Namun jika berlarutan melebihi enam minggu, ia boleh diklasifikasikan sebagai sakit kronik yang memerlukan pengawasan doktor.
“Sakit kronik adalah keadaan yang kompleks dan pesakit seharusnya mendapatkan pandangan pakar di peringkat awal untuk perubatan yang selamat, efektif dan berkesan,” kata Pengarah Klinik Pakar, Hospital Mount Elizabeth Singapura, Dr. Alex Yeo.
Sakit kronik menurutnya, didefinisi sebagai sakit yang melebihi enam minggu dan bersangkut dengan keadaan seperti artritis, sakit kepala berterusan, migrain, sakit belakang dan pergelangan yang kronik.
Kata beliau, banyak kajian melaporkan sakit kronik sebagai penyakit senyap yang sentiasa berlaku kepada masyarakat hari ini.
“Sakit sebegini walaupun ada kalanya dianggap remeh namun ia menjejaskan aktiviti harian termasuk kerja, tidur dan membuatkan seseorang tidak memberi perhatian sepenuhnya pada sesuatu tugasan atau menikmati hobi serta aktiviti yang lain,” katanya.
Dr. Alex Yeo berkata demikian pada pembentangan satu kajian mengenai perubatan sendiri untuk sakit kronik di beberapa negara Asia di ibu negara baru-baru ini.
Menurut beliau, kajian tersebut mendapati kira-kira 60 peratus individu yang menderita sakit kronik tidak mendapatkan rawatan sewajarnya malah mengambil langkah mudah dengan berubat cara sendiri.
Kajian melibatkan 1,220 pesakit kronik di China, Taiwan dan Thailand yang ditaja oleh Pfizer itu menunjukkan daripada pesakit yang tidak merujuk pakar, lebih 30 peratus tidak berbuat begitu kerana percaya mereka mampu menanganinya. Hanya lima peratus pesakit mengambil ubat tahan sakit.
Kata Dr. Alex, ubat tahan sakit biasa yang digunakan di seluruh dunia adalah ubat anti-keradangan bukan steroid (NSAIDs). Contoh-contoh ubat tersebut termasuk ibuprofein, diclofenac dan naproxen.
Sesetengah NSAIDs boleh diperolehi tanpa preskrip doktor dan mudah didapati di kaunter-kaunter.
Walaupun terdapat label pada ubat yang mengatakan ia untuk penggunaan jangka masa pendek, kebanyakan pesakit tidak menghiraukannya serta tidak sedar dengan risiko yang akan datang.
Beliau berkata, biar pun dos lebih rendah berbanding ubat preskripsi doktor, penggunaan ubat tersebut secara berpanjangan boleh menyebabkan kesan sampingan terutama berkaitan gastrousus dan juga masalah buah pinggang. Penyakit akibat penggunaan NSAIDs jangka panjang juga dikatakan agak serius dan boleh mengundang maut.
Berdasarkan kajian yang dijalankan kata Dr. Alex, lebih separuh daripada responden dari China dan Thailand serta suku responden di Taiwan mengaku mereka menggabungkan dua jenis perubatan iaitu alternatif dengan ubat preskripsi doktor atau ubat yang dibeli di kaunter.
“Juga lebih 70 responden menyatakan mereka biasanya lebih mempercayai perubatan alternatif berbanding perubatan moden dalam merawat sakit kronik.
“Ini berikutan kepercayaan perubatan alternatif kurang memberi kesan sampingan,” katanya.
Dr. Alex berkata, hampir 30 peratus pesakit mengaku mereka mengalami kesan sampingan akibat pengambilan NSAIDs seperti gastrik dan sakit dalam perut.
Menurut beliau lagi, masalah kesan sampingan akibat penggunaan ubat tahan sakit berpanjangan bukan sahaja dialami penduduk Asia, malah ia berlaku di seluruh dunia.
Rawatan lebih selamat
Pembentangan tersebut turut mengupas mengenai penggunaan ubat preskripsi celecoxib dalam meredakan kesakitan artritis yang terbukti kurang berisiko terhadap usus berbanding lain-lain NSAIDs.
Keputusan itu berdasarkan kajian yang dijalankan di 32 buah negara melibatkan lebih 4,000 pesakit.
Menurut Ketua Jabatan Gastroenterologi dan Hepatologi Chinese University of Hong Kong, Dr. Francis Ka-Leung Chan, kajian menunjukkan celecoxib mempunyai kadar empat kali kurang kesan terhadap usus berbanding NSAIDs lain.
“Keputusan kajian membantu pakar perubatan memilih rawatan yang bersesuaian untuk artritis berdasarkan ia selamat pada usus,” kata beliau yang juga merupakan ketua kajian.
Categories:
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 21.21
Tahukah kamu bahwa garis tangan mencerminkan perjalanan hidup seseorang ?
Palmistry, seperti layaknya astrologi di perbintangan, adalah salah satu metode dilengkapi referensi tertentu untuk membaca nasib berdasarkan garis tangan. Sekali lagi, Anda boleh percaya atau tidak - tapi ingat selalu - serahkan semuanya kepada yg di Atas, niscaya segala sesuatunya akan diberikan yang terbaik kepada Anda.
Palmistry, seperti layaknya astrologi di perbintangan, adalah salah satu metode dilengkapi referensi tertentu untuk membaca nasib berdasarkan garis tangan. Sekali lagi, Anda boleh percaya atau tidak - tapi ingat selalu - serahkan semuanya kepada yg di Atas, niscaya segala sesuatunya akan diberikan yang terbaik kepada Anda.
Garis Tangan Secara Umum

1. Garis Korset
Putus-putus, Terlalu sensitif
Garis Jelas, Terlalu emosional, dalam mengerjakan sesuatu perlu sesuatu yang merangsang dan variatif
Tidak ada garis, Kepribadian yang tenang.
Pendek, Berempati terhadap perasaan orang lain
Memotong garis nasib dan garis matahari, memiliki bakat khusus
Berakhir pada bukit Merkuri, Mempunyai tenaga yang besar namun cenderung berlebihan
Menelusuri sisi tangan, penakut.
2. Bima Sakti
Melengkung, Membenci dirinya sendiri
Lurus, Tidak setia dan kurang menyukai stabilitas
Lurus dan panjang, Pandai berargumen dengan moralitas yang meragukan
Melengkung dan berawal di dalam bukit Venus, Menanggapi segala hal berlebihan dan dapat menjadi ekstrem.
Garis cabang Bersilang dengan garis matahari, Kerugian keuangan sebagai akibat suatu hubungan (misal penyelesaian perceraian yang mahal) jika garis itu bersilang. Berbakat menjadi orang yang kaya jika garis-garis tesebut tidak bersilang.
3. Gelang
Lebih dari 1 garis dan jelas, Kehidupan yang sehat, sejahtera, berumur panjang dan damai.
Bagian atas melengkung ke dalam telapak tangan, Dapat mengalami kesulitan ketika melahirkan.
Garis dari bagian atas ke arah bukit Merkuri, Kekayaan mendadak.
Garis dari bagian atas ke arah bukit Jupiter, Perjalanan yang panjang dan menguntungkan.
4. Garis Kesehatan
Putus-putus, Stamina kurang
Tidak ada garis, Keadaan fisik yang kuat dan sehat
Sangat Jelas, Daya tahan tubuh rendah
Bergelombang, Masalah pencernaan
Menyentuh garis kehidupan, Berbahaya, perlu perawatan kesehatan ekstra pada saat itu.
5. Garis Kehidupan Dakhil/Mars
Jelas, memiliki daya tahan tinggi jika terserang penyakit atau musibah.
6. Garis Perkawinan
Kabur, mengindikasikan hubungan yang dimiliki tidak terlalu akrab.
Terlihat jelas, Hubungan yang akrab. Jumlah garis dianggap mengindikasikan jumlah hubungan.
Terputus, Perceraian atau perpisahan
Panjang dan lurus, Hubungan yang lama dan bahagia
Garis terputus namun menyambung, Berkumpul kembali setelah berpisah.
Dua Garis, Hubungan dengan dua orang pada saat bersamaan, kedalaman relatif dari hubungan ini diindikasikan dengan kuatnya garis.
Melengkung jelas ke atas, Tidak menikah.
Melengkung ke atas berpotongan dengan garis matahari, Perkawinan tidak bahagia. Jika tidak berpotongan, dapat menikah dengan orang terkenal atau kaya.
Melengkung ke bawah, Berusia lebih panjang dari pasangan
Diakhiri bentuk cabang, Perceraian atau perpisahan
Terpotong korset, Perkawinan yang tidak bahagia
Diawali bentuk cabang, Penundaan atau frustasi pada awal hubungan.
7. Garis Anak
Jumlah garis dianggap mengindikasikan jumlah anak; garis yang lebih jelas menunjukkan anak laki-laki sedangkan yang lebih lemah anak wanita.
Putus-putus, Terlalu sensitif
Garis Jelas, Terlalu emosional, dalam mengerjakan sesuatu perlu sesuatu yang merangsang dan variatif
Tidak ada garis, Kepribadian yang tenang.
Pendek, Berempati terhadap perasaan orang lain
Memotong garis nasib dan garis matahari, memiliki bakat khusus
Berakhir pada bukit Merkuri, Mempunyai tenaga yang besar namun cenderung berlebihan
Menelusuri sisi tangan, penakut.
2. Bima Sakti
Melengkung, Membenci dirinya sendiri
Lurus, Tidak setia dan kurang menyukai stabilitas
Lurus dan panjang, Pandai berargumen dengan moralitas yang meragukan
Melengkung dan berawal di dalam bukit Venus, Menanggapi segala hal berlebihan dan dapat menjadi ekstrem.
Garis cabang Bersilang dengan garis matahari, Kerugian keuangan sebagai akibat suatu hubungan (misal penyelesaian perceraian yang mahal) jika garis itu bersilang. Berbakat menjadi orang yang kaya jika garis-garis tesebut tidak bersilang.
3. Gelang
Lebih dari 1 garis dan jelas, Kehidupan yang sehat, sejahtera, berumur panjang dan damai.
Bagian atas melengkung ke dalam telapak tangan, Dapat mengalami kesulitan ketika melahirkan.
Garis dari bagian atas ke arah bukit Merkuri, Kekayaan mendadak.
Garis dari bagian atas ke arah bukit Jupiter, Perjalanan yang panjang dan menguntungkan.
4. Garis Kesehatan
Putus-putus, Stamina kurang
Tidak ada garis, Keadaan fisik yang kuat dan sehat
Sangat Jelas, Daya tahan tubuh rendah
Bergelombang, Masalah pencernaan
Menyentuh garis kehidupan, Berbahaya, perlu perawatan kesehatan ekstra pada saat itu.
5. Garis Kehidupan Dakhil/Mars
Jelas, memiliki daya tahan tinggi jika terserang penyakit atau musibah.
6. Garis Perkawinan
Kabur, mengindikasikan hubungan yang dimiliki tidak terlalu akrab.
Terlihat jelas, Hubungan yang akrab. Jumlah garis dianggap mengindikasikan jumlah hubungan.
Terputus, Perceraian atau perpisahan
Panjang dan lurus, Hubungan yang lama dan bahagia
Garis terputus namun menyambung, Berkumpul kembali setelah berpisah.
Dua Garis, Hubungan dengan dua orang pada saat bersamaan, kedalaman relatif dari hubungan ini diindikasikan dengan kuatnya garis.
Melengkung jelas ke atas, Tidak menikah.
Melengkung ke atas berpotongan dengan garis matahari, Perkawinan tidak bahagia. Jika tidak berpotongan, dapat menikah dengan orang terkenal atau kaya.
Melengkung ke bawah, Berusia lebih panjang dari pasangan
Diakhiri bentuk cabang, Perceraian atau perpisahan
Terpotong korset, Perkawinan yang tidak bahagia
Diawali bentuk cabang, Penundaan atau frustasi pada awal hubungan.
7. Garis Anak
Jumlah garis dianggap mengindikasikan jumlah anak; garis yang lebih jelas menunjukkan anak laki-laki sedangkan yang lebih lemah anak wanita.
Categories:
Posted by ola mafaza kusuma wijayanti
On 21.10
Panjang jari setiap orang tidak selalu sama. Yang paling menonjol adalah, ada orang yang jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk atau sebaliknya. Ternyata rahasia dua jari ini berkaitan dengan kepribadian seseorang.
Perbandingan panjang dua jari tersebut berhubungan dengan kondisi hormonal saat berada dalam kandungan dan mempengaruhi kepribadian seseorang saat tumbuh dewasa.
Jari telunjuk yang lebih pendek dari jari manis disebut 'rasio rendah', sebaliknya jari telunjuk yang lebih panjang dari jari manis disebut 'rasio tinggi'.
Dikutip dari Sciencedaily, Rabu (10/11/2010), perbedaan panjang kedua jari ini dipicu oleh paparan hormon testosteron selama berada dalam kandungan yang berbeda-beda pada setiap orang. Selain mempengaruhi perkembangan kepribadian, hormon ini juga sering dikaitkan dengan tingkat kecerdasan.
Berbagai penelitian telah membuktikan hubungan tersebut. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Pria yang memiliki panjang jari dengan rasio rendah (telunjuk lebih pendek dari jari manis) cenderung lebih berani ambil risiko dalam membuat keputusan.
Keberanian itu terutama muncul dalam 3 hal yakni rekreasional, sosial dan finansial. Keberanian rekreasional antara lain ditunjukkan dengan memilih jenis olahraga yang menantang, keberanian sosial dengan pergaulan yang luas sedangkan keberanian finansial paling tampak ketika bermain saham.
"Pada umumnya wanita lebih tertarik pada pria yang bugar secara fisik, tegas dalam bergaul dan tentu saja kaya. Pria dengan rasio rendah lebih diuntungkan dalam hal ini," ungkap Gad Saad, peneliti dari Concordia University.
Menariknya, hubungan antara rasio panjang jari tangan dengan kepribadian hanya ditemukan pada pria. Padahal penelitian yang dilakukan Saad dan rekan-rekannya juga melibatkan sejumlah partisipan wanita, namun pada kelompok ini rasio panjang jari tidak terlalu berpengaruh.
2. Pria yang memiliki panjang jari dengan rasio tinggi (telunjuk lebih panjang dari jari manis) lebih setia pada pasangannya.
Fakta ini terungkap dalam penelitian para ahli purbakala di Liverpool University terhadap sejumlah fosil manusia purba. Spesies manusia yang diteliti adalah Homo naenderthalensis, Ardipithecus ramidus, Australopithecus afarensis dan Homo sapiens.
Dari keempat spesies yang diteliti, Homo naenderthalensis dan Ardipithecus ramidus cenderung memiliki rasio rendah pada panjang jari tangannya. Ternyata, panjang jari dengan rasio rendah tersebut mempengaruhi kecenderungan poligami atau berganti-ganti pasangan pada kedua spesies tersebut.Source www.detikhealth.com
Panjang jari setiap orang tidak selalu sama. Yang paling menonjol adalah, ada orang yang jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk atau sebaliknya. Ternyata rahasia dua jari ini berkaitan dengan kepribadian seseorang.
Perbandingan panjang dua jari tersebut berhubungan dengan kondisi hormonal saat berada dalam kandungan dan mempengaruhi kepribadian seseorang saat tumbuh dewasa.
Jari telunjuk yang lebih pendek dari jari manis disebut 'rasio rendah', sebaliknya jari telunjuk yang lebih panjang dari jari manis disebut 'rasio tinggi'.
Dikutip dari Sciencedaily, Rabu (10/11/2010), perbedaan panjang kedua jari ini dipicu oleh paparan hormon testosteron selama berada dalam kandungan yang berbeda-beda pada setiap orang. Selain mempengaruhi perkembangan kepribadian, hormon ini juga sering dikaitkan dengan tingkat kecerdasan.
Berbagai penelitian telah membuktikan hubungan tersebut. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Pria yang memiliki panjang jari dengan rasio rendah (telunjuk lebih pendek dari jari manis) cenderung lebih berani ambil risiko dalam membuat keputusan.
Keberanian itu terutama muncul dalam 3 hal yakni rekreasional, sosial dan finansial. Keberanian rekreasional antara lain ditunjukkan dengan memilih jenis olahraga yang menantang, keberanian sosial dengan pergaulan yang luas sedangkan keberanian finansial paling tampak ketika bermain saham.
"Pada umumnya wanita lebih tertarik pada pria yang bugar secara fisik, tegas dalam bergaul dan tentu saja kaya. Pria dengan rasio rendah lebih diuntungkan dalam hal ini," ungkap Gad Saad, peneliti dari Concordia University.
Menariknya, hubungan antara rasio panjang jari tangan dengan kepribadian hanya ditemukan pada pria. Padahal penelitian yang dilakukan Saad dan rekan-rekannya juga melibatkan sejumlah partisipan wanita, namun pada kelompok ini rasio panjang jari tidak terlalu berpengaruh.
2. Pria yang memiliki panjang jari dengan rasio tinggi (telunjuk lebih panjang dari jari manis) lebih setia pada pasangannya.
Fakta ini terungkap dalam penelitian para ahli purbakala di Liverpool University terhadap sejumlah fosil manusia purba. Spesies manusia yang diteliti adalah Homo naenderthalensis, Ardipithecus ramidus, Australopithecus afarensis dan Homo sapiens.
Dari keempat spesies yang diteliti, Homo naenderthalensis dan Ardipithecus ramidus cenderung memiliki rasio rendah pada panjang jari tangannya. Ternyata, panjang jari dengan rasio rendah tersebut mempengaruhi kecenderungan poligami atau berganti-ganti pasangan pada kedua spesies tersebut.
Jari telunjuk yang lebih pendek dari jari manis disebut 'rasio rendah', sebaliknya jari telunjuk yang lebih panjang dari jari manis disebut 'rasio tinggi'.
Dikutip dari Sciencedaily, Rabu (10/11/2010), perbedaan panjang kedua jari ini dipicu oleh paparan hormon testosteron selama berada dalam kandungan yang berbeda-beda pada setiap orang. Selain mempengaruhi perkembangan kepribadian, hormon ini juga sering dikaitkan dengan tingkat kecerdasan.
Berbagai penelitian telah membuktikan hubungan tersebut. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Pria yang memiliki panjang jari dengan rasio rendah (telunjuk lebih pendek dari jari manis) cenderung lebih berani ambil risiko dalam membuat keputusan.
Keberanian itu terutama muncul dalam 3 hal yakni rekreasional, sosial dan finansial. Keberanian rekreasional antara lain ditunjukkan dengan memilih jenis olahraga yang menantang, keberanian sosial dengan pergaulan yang luas sedangkan keberanian finansial paling tampak ketika bermain saham.
"Pada umumnya wanita lebih tertarik pada pria yang bugar secara fisik, tegas dalam bergaul dan tentu saja kaya. Pria dengan rasio rendah lebih diuntungkan dalam hal ini," ungkap Gad Saad, peneliti dari Concordia University.
Menariknya, hubungan antara rasio panjang jari tangan dengan kepribadian hanya ditemukan pada pria. Padahal penelitian yang dilakukan Saad dan rekan-rekannya juga melibatkan sejumlah partisipan wanita, namun pada kelompok ini rasio panjang jari tidak terlalu berpengaruh.
2. Pria yang memiliki panjang jari dengan rasio tinggi (telunjuk lebih panjang dari jari manis) lebih setia pada pasangannya.
Fakta ini terungkap dalam penelitian para ahli purbakala di Liverpool University terhadap sejumlah fosil manusia purba. Spesies manusia yang diteliti adalah Homo naenderthalensis, Ardipithecus ramidus, Australopithecus afarensis dan Homo sapiens.
Dari keempat spesies yang diteliti, Homo naenderthalensis dan Ardipithecus ramidus cenderung memiliki rasio rendah pada panjang jari tangannya. Ternyata, panjang jari dengan rasio rendah tersebut mempengaruhi kecenderungan poligami atau berganti-ganti pasangan pada kedua spesies tersebut.
Categories:
Langganan:
Komentar (Atom)


